RSS

KETIKA SEPEDA BUTUT TELAH MENJADI MOBIL (SAJAK MURID BUAT GURU)



KETIKA SEPEDA BUTUT TELAH MENJADI MOBIL
(SAJAK MURID BUAT GURU)
KARYA: MUH. ZUHAL MA’RUF
SEPEDA BUTUT TELAH MENJADI MOBIL
DAN PARKIR SEKOLAH MENJADI SHOWROOM
TAPI JANGAN BERUBAH KETULUSANMU GURU
KARENA PADA JIWAMU JIWA KAMI BERCERMIN
BERSOLEK, MENYAMBUT HARI AGUNG LIQO’I ROBBI
OH GURU…
TENTUNYA JUGA KAU RASA, UDARA BERTUBA
BUMI RENTA MENGGIGIL, BERSELIMUT PENGAP ASAP PERADABAN
RACUN TERHIRUP NAFAS, BERSENYAWA ALIR DARAH
ORANG-ORANG BERJINGKRAK, LARUT DALAM TARIAN PAGAN
SEMBARI LANTUNKAN TEMBANG MANTRA DAJJAL
RITUALPUN DIGELAR, DARI SODOMI HINGGA MUTILASI
OH GURU…
SEPEDA BUTUT TELAH MENJADI MOBIL
DAN PARKIR SEKOLAH MENJADI SHOWROOM
TAPI JANGAN BERUBAH KETEKUNANMU GURU
KARENA LENTERAMU PENYULUH JALAN HIDUPKU
MENUJU RIDLO RABBI
OH GURU….
TENTUNYA JUGA KAU RASA
CUACA TEMARAM, RUPA DAN WARNA MEMBURAM
KABUT ASAP MENGUSUNG GELAP
KORUPSI SERUPA KENDURI, SUAP SERASA INFAQ
MUFSID BAK MUJAHID, IBADAH DILABEL BID’AH
PELAWAK MENJADI DA’I, ARTIS MENJADI MUFTI, DAN ENTAH APALAGI
OH GURU….
JANGAN BIARKAN KAMI, TAPAKI JALAN TERJAL TAK PASTI
TANPA LENTERAMU DAN JUGA DO’AMU
PLOSOREJO 2 MEI 2014

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

FAJAR MENYINGSING DI TAMANMU

FAJAR MENYINGSING DI TAMANMU
Fajar menyingsing di tamanmu
Terbit matahari tak lama lagi
Gelap malam segera usai
Mendung menggantung di langitmu kan terurai
Tapak duka ukiran langkah kaki kemarin biar tersapu waktu
jangan terpatri jadi prasasti
Oh tak sabar hati menanti
Melihat tamanmu masuki pagi
Melati mekar sempurna
Merekah indah penuh pesona
Butir embun jadi permata Berkilau
berpendar semburat matahari dhuha.
19 Pebruari 2014

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

angkasa hilang jumawa

angkasa hilang jumawa
oleh: Muh. Zuhal Ma'ruf
purnama menjadi gerhana
ketika binarnya kupinjam
demi melukiskan indah binar matamu
venus temaram
ketika cantiknya kubuat
menggambarkan cantik sosokmu
matahari dhuha meredup
ketika hangatnya kujadikan kiasan hangat cintamu
oh… dengan apalagi kulambangkan rasa hati
semua hilang jumawa
mungkin benar adanya
cinta adalah rasa
yang tak butuh kata-kata
Plosorejo, 24 Juli 2013

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

AKU BUMI KEMARAU

AKU BUMI KEMARAU
Oleh: Muh. Zuhal Ma'ruf
salahkah aku membaca tanda
hingga perlu kau katakan
"jangan tengadah menatapku
jangan menadah mengaharap hujanku
telah kau miliki samudera dan sungai
aku takut hujanku mengusung badai"
salahkah aku membaca tanda
kulihat awan berarak
mendung bertimbun
tapi hujan tak jua turun
aku tak bisa menghapus dahaga
dengan arakan awan dan timbunan mendung
oh... kaulah langit
dan aku bumi kemarau
Mungkung Nganjuk 10 Mart 2013

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

BESOK DI GERBANG INI

BESOK DI GERBANG INI
oleh: Muh. Zuhal
Besok... tak lagi bisa kudapati
senyum manismu menyapa pagi
dan aku hanya bisa berdiri di gerbang ini
sambil memupus harap
langkah kakimu menderap
Besok... tak lagi bisa kunikmati
angguk anggunmu menyapa hati
dan aku hanya bisa mematung di gerbang ini
sambil mengeja namamu yang jadi prasasti
Oh sayang … ajari aku padamkan rindu
seperti telah kau ajari aku nyalakan cinta
karena begitu perihnya
jika air mata kujadikan tinta
bagi sajak hatiku yang terdera
Oh sayang … aku baru terjaga
dari mimpi indah kebersamaan kita
dalam sekilas tidur pulasku
saat rehat dari penat
perjalanan melelahkan membosankan
Oh sayang… besok kuyakin matahari masih menghampiri
namun mungkin tak lagi indah bagiku
karena ia tak lagi mengantarmu
mendatangi gerbang ini
MEI 2008

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Apakah Imam 4 juga Aswaja?

Ada pertanyaan via SMS ke saya,”NU dalam bidang aqidah menganut aswaja yang merujuk pada Al-Asy’ari dan Al-Maturidi, tapi dari segi Fiqh menganut salah satu dari 4 madzhab. Pertanyaannya apakah Imam Madzhab 4 juga beraqidah aswaja? Padahal mereka ber-4 jauh lebih dulua ada sebelum Al-Asy’ari dan Al-Maturidi, benarkah demikian? Jawaban: materi aqidah aswaja sudah ada jauh sebelum Al-Asy’ari dan Al-Maturidi, aqidah aswaja adalah aqidah yang diajarkan oleh Rasulullah dan dijadikan I’tiqad oleh generasi salaf (sahabat, tabi’in dan tabi’it tabi’in). Aqidah aswaja adalah Aqidah Islam itu sendiri. Dengan asumsi bahwa setiap Nabi dan Rasul sama dalam bidang aqidah maka juga bisa disimpulkan bahwa sejatinya aqidah aswaja adalah juga aqidah semua Nabi dan Rasul beserta umat Islam zaman mereka. Dengan demikian Imam Madzhab 4 juga adalah penganut aswaja, meski nama aswaja kala itu belum muncul. Secara substansial aqidah mereka identik dengan aqidah Al-Asy’ari dan Al-Maturidi, tetapi tentu saja mereka tidak disebut sebagai Asy’ariyah dan Maturidiyah, karena kedua beliau ini belum ada. Yang perlu diketahui adalah bahwa Al-Asy’ari dan Al-Maturidi tidak mengarang atau membuat aqidah baru. Materi aqidah Al-Asy’ari dan Al-Maturidi 100 persen diambil dari aqidah para ulama dan umat Islam kala itu. Al-Asy’ari dan Al-Maturidi hanya men-sistemisasi dan memberikan argumentasi berdasar dalil aqli dan juga naqli. Penyusunan konsep sifat wajib 13 ataupun 20 –misalnya- adalah dalam rangka menjaga aqidah umat islam dari distorsi. Dengan konsep sifat wajib ini ketika ada permasalahan seperti munculnya pemikiran yang tidak selaras dengan aqidah Islam segera dapat diatasi. Misal; sifat wujud dapat menangkis pemikiran atheis, mukhalafatul lil hawaditsi dapat menangkis pemikiran Tajsim atau Tasybih (Antrophomorfis) dan sebagainya. Setiap muslim tidak bisa menyangkal akan adanya sifat wajib ini pada diri Allah. Termasuk mereka yang selama ini mencemoh konsep ini dengan alasan tudak diajarkan oleh Rasulullah. Setiap muslim ketika ditanya; apakah Allah ada? Semua akan menjawab “ada”. Apakah Allah maha kuasa? Semua akan menjawab “maha kuasa”. Dan seterusnya. Seorang muslim yang sudah faham tentang sifat wajib -Mukhalafatul lil hawaditsi- tentu saja- sekalian dengan dalil-dalilnya akan langsung menolak pernyataan ”Allah bersemayam di ‘Arsy” meski dia mendapati pemahaman ini sangat gencar didakwahkan. Dengan demikian konsep sifat wajib 13 dan 20 bisa dipandang efektif untuk menjaga pemahaman tentang kesempurnaan Allah. Untuk memudahkan pemahaman bahwa Imam madzhab 4 juga berfaham aswaja meski ‘Imam Aswaja” belum terlahir, adalah dengan menganalogkan dengan kasus yang terjadi pada ilmu Nahwu, Mantiq dan juga Hadits. Penyusun Ilmu Nahwu adalah Abul Aswad Ad Du’ali, yang termasuk generasi Tabi’in. Lalu apakah Rasulullah dan para Sahabat ketika berbicara tidak menggunakan Nahwu?. Penyusun Mantiq adalah Aristoteles, lalu apakah Plato, Sokrates, Pithagoras dan lainnya tidak menggunakan mantiq ketika berfikir.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

INDONESIA DAN ASWAJA

INDONESIA DAN ASWAJA Ole: Muh. Zuhal Ma'ruf Assalamu’alaikum Wr. Wb. Segala puji milik Allah, Shalawat dan Salam bagi Rasul-Nya. Perkenankan kami berdiri di hadapan hadirin untuk menyampaikan paparan singkat bertajuk “Indonesia dan ASWAJA”, paparan ini kami harapkan mampu menggugah fikir dan nurani kita untuk bersama-sama mempertahankan dan mengembangkan paham Ahlus Sunnah Wal Jama’ah di negeri kita tercinta, mengingat maraknya berbagai paham radikal dan liberal belakangan ini. Hadirin yang dimulyakan Allah… Jika kita berkaca diri, kita akan dapati betapa unik dan istimewanya Islam di negeri ini. Setidaknya keunikan dan keistimewaan tersebut ada dalam 3 hal, pertama; meski secara geografis letak Indonesia berada pada posisi yang jauh dari negeri asal Islam yakni Jazirah Arab, namun dakwah Islamiyah bisa berjalan efektif di negeri ini, terbukti Islam dipeluk oleh mayoritas penduduk Indonesia dan bahkan mencatatkan diri sebagai Negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di seluruh dunia. Kedua; meski tiga setengah abad dijajah negara kafir, terbukti Islam bisa tetap eksis di negeri ini. Tentu saja ini prestasi luar biasa, jika misalkan kita bandingkan dengan negeri Andalusia atau Spanyol. Delapan abad Islam berkuasa di Andalusia dengan menorehkan banyak sekali prestasi peradaban, tetapi akhirnya pada 2 Januari 1492 ia lepas dari genggaman umat Islam. Umat Islam terusir meninggalkan karya peradaban yang terampas. Ketiga; Islam datang ke Indonesia melalui cara-cara damai, jauh dari kekerasan, apalagi pertumpahan darah. Islam didakwahkan melalui aktifitas perdagangan, seni budaya, perkawinan dan juga melalui ajaran tasawuf. Hadirin Rahimakumullah…Mengapa Islam di negeri ini bisa tetap eksis serta mengakar kuat dalam masyarakat? Di antara jawabannya adalah bahwa Islam yang berkembang di Indonesia adalah Islam Ahlus Sunnah Wal Jama’ah. Suatu faham Islam moderat dengan karakteristik tawazun, tawassuth, tasamuh dan ta’adul. Suatu faham yang sejatinya diikuti mayoritas muslimin dunia sejak zaman Rasulullah hingga hari kiamat. Suatu faham yang sejatinya adalah Islam itu sendiri. Dalam Al Qur’an Surat Al Baqarah 143 Allah berfirman:   •     ••      Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Hadirin Rahimakumullah…Islam ‘ala Ahlus Sunnah Wal Jama’ah ditambah kebijaksanaan para penyebarnya menjadikan Islam di negeri ini memiliki kelenturan luar biasa, dan karenanya bisa demikian tahan banting. Sejarah mencatat bagaimana gending, tembang dolanan dan wayang telah menjadi media dakwah ampuh di tangan walisanga. Sejarah juga mencatat bagaimana akulturasi budaya dan islamisasi tradisi telah mampu membalik pranata social dari nuansa agama pagan ke nuansa agama samawi. Demikian deskripsi singkat metode dakwah luar biasa yang dipraktekkan para wali. Dan hasilnya seperti kita lihat, pelan tapi pasti masyarakat negeri ini beralih ke Islam. Dan hebatnya hal itu dilakukan masyarakat dengan sukarela, tanpa paksaan sama sekali. Allahu akbar. Hadirin Rahimakumullah…Kita harus waspada, belakangan ini marak cara dakwah dengan model lain. Wajah sangar, cacian kasar, pengrusakan fasilitas dan bahkan ledakan bom. Cara-cara yang tidak hanya menakutkan bagi ahli ma’siyat tapi juga muslim ta’at. Tidak hanya membuat miris orang non muslim tapi juga sesama muslim. Padahal Allah telah memberi petunjuk kepada kita tentang metode dakwah yang tepat, melalui firmannya dalam Al Qur’an Surat An Nahl 125 yang berbunyi:              •     •        Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk Begitu pula Rasul telah mencontohkan bagaimana Dakwah Islamiyah dilaksanakan. Kisah Rasulullah dengan Da’tsur, dengan Suraqah dan banyak lagi lainnya sangat popular di telinga kita. Detail kehidupan Rasulullah termasuk dakwah yang beliau lakukan dapat kita baca dalam Sirah Nabawiyah. Jika kita mau mengkajinya kita akan dapati sosok yang lembut, santun, pemaaf dan jauh dari karakter kasar dan beringas. Hadirin Rahimakumullah… Kewaspadaan kepada harakah Radikal dapat kita lakukan di antaranya dengan mengarahkan dan membimbing putra-putri kita memilih organisasi keagamaan yang jelas-jelas beraqidah Asy’ariyah-Maturidiyah sebagai pemilik resmi label Ahlus Sunnah. Sebab belakangan ini banyak kelompok yang mengklaim sebagai Ahlus Sunnah padahal ajaran aqidahnya menyimpang. Dari uraian di atas dapat kita simpulkan: pertama: Islam di Indonesia adalah unik dan istimewa, kedua: Islam yang tersebar di Indonesia adalah ASWAJA yang berkarakter tawazun, tawassuth, tasamuh dan ta’adul, ketiga: kita harus waspada terhadap maraknya Islam radikal belakangan ini, kita bimbing putra-putri kita memilih organisasi keagamaan yang beraqidah Asy’ariyah-Maturidiyah. Demikian paparan ini, semoga ada manfaatnya. Jika terdapat kurang dan salah kami mohon maaf sebesar-besarnya. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

RASA INI

RASA INI
tentang rasa ini Gusti
apa yang harus ku minta dari-Mu
sedang ia liar menyeruak, mendesak
hingga dada serasa sesak
terbersit ingin ia menyurut, menyusut
menghilang
namun jiwa tak rela
ia melayang
karena ia begitu indahnya
sehangat matahari dluha
oh.. oh…

03 april 2012

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bagaimana Cinta Kuungkapkan

BAGAIMANA CINTA KUUNGKAPKAN
KARYA: MUH. ZUHAL MA’RUF

BAGAIMANA CINTA KUUNGKAPKAN?
SEDANG BILAL MENGUNGKAPKAN
DENGAN MENANGGUNG SIKSA SANG TUAN
DI KERONTANG GURUN, BATU MENGHIMPIT TUBUHNYA YANG LEGAM
LECUT CEMETI MENCABIK-CABIK PUNGGUNGNYA YANG HITAM
RINTIH LIRIH MENYERU KEKASIH, MEMBEDAH TERIK SAHARA
AHAD...AHAD...AHAD...
OH ....BAGAIMANA CINTA KUUNGKAPKAN?
SEDANG ALI MENGUNGKAPKAN, DENGAN MENGGANTI NABI DI PEMBARINGAN
DALAM KEPUNGAN MEREKA YANG HATINYA MEMBUTA DARI CERAH CAHAYA
OH ....BAGAIMANA CINTA KUUNGKAPKAN?
SEDANG ABU BAKAR MENGUNGKAPKAN, DENGAN MENYERAHKAN SELURUH HARTANYA
“BAGI KAMI CUKUP ALLAH DAN RASUL-NYA” KATANYA
DENGAN SETIA, DISERTAINYA NABI
MENEMPUH PERJALANAN SUCI, MENUJU KOTA CAHAYA
GUA TSUR JADI SAKSI GUNDAH SANG PECINTA
OH ....BAGAIMANA CINTA KUUNGKAPKAN?
BAGAIMANA...?
HARUSKAH KUIKUTI SEBAIT PUISI
“BIARKAN IA SEMBUNYI, DI PALUNG HATI,
BINAR MATA TELAH FASIH BICARA,
TAK BUTUH TERJEMAH KATA-KATA”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

RINGKASAN SKI MA

ISLAM MASA MODERN
Karena konflik internal umat Islam jatuh, Baghdad dihancurkan pasukan Mongol tahun 1258 dipimpin oleh: Holako Khan
Karena konflik internal Turki Utsmani kalah dalam perang Wina (Austria) tahun 1683
Pendorong barat menjajah: Gold(kekayaan/ekonomi), Glory(kejayaan/politik), Gospel(penyebaran Kristen/agama)
Penyebaran Kristen melalui Missionaris dan Zending
Rasa dendam Spanyol kepada umat Islam karena merasa pernah dijajah dikenal dengan istilah Reconquesta
Negara barat yang menjajah Mesir: Perancis, pemimpin: Napoleon Bonaparte (1789-1802 M). Napoleon memicu perkembangan IPTEK di Mesir.
Konsep ekonomi yang diterapkan barat: Kapitalisme
Untuk menghindari pemberontakan, masyarakat pribumi diperbolehkan bersekolah di sekolah Belanda. Hal ini dikenal dengan nama Politik etis
Politik memecah belah yang dilakukan Belanda terhadap bangsa Indonesia disebut Devide at impera
Tajdid secara bahasa: pembaharuan. Istilah: pembaharuan dalam hal keagamaan. Macam: 1. Dalam hal Aqidah dan ibadah mahdlah 2. Dalam hal Muamalah dunyawiyah. Pelaku: Mujadid.
Portugis menyerang Malaka: 1511 M.
Belanda datang ke Indonesia: 1596, VOC berdiri: 1602, perang Diponegoro (perang Jawa): 1825-1830
Pendiri gerakan wahabi: Muhammad bin abdul wahab. Kolaborasi dengan: Ibnu Su’ud. Mendirikan: Kerajaan Saudi Arabia. Gerakan: membasmi yang dianggap syirik, tahayul, bid’ah, syirik.
Tokoh Pan Islamisme: Jamaluddin Al Afghani. Tujuan: mempersatukan pemerintahan Islam dan melawan kolonialisme. Di Paris menerbitkan majalah: Al Urwatul Wutsqa. Murid ternama: Muhammad Abduh dan Sa’ad Zaghlul.
Pembaharuan Muhammad Abduh: -memurnikan Islam –adopsi pengetahuan barat –ikuti cara berpikir modern-pembelaan islam. Abduh anjurkan islam ambil IPTEK barat. Bersama afghani menerbitkan Al Urwatul Wutsqa. Pernah jadi rektor Al Azhar. Kitabnya: Risalah Tauhid.
Muhammad Rasyid Ridlo: Murid terdekat Abduh, Ridlo menerbitkan majalah: al manar, tafsir: al manar.
Penghapus ke-Khalifahan Turki Utsmani dan Pendiri Republik Turki: Musthafa Kemal Pasha Attaturk. Ide: westernisasi, sekularisasi, nasionalisme.


ISLAM DI INDONESIA
Nusantara dulu disebut: Negeri Bawah Angin, wilayah: Indonesia, Malaysia, Brunai, Philipina, Thailand.
Ada 3 teori tentang asal Islam Nusantara: 1. Dari Persia 2. Dari India (Gujarat) 3. Dari Arab.
Bukti masuknya Islam di Leran Gresik, makam: Fatimah Binti Maimun.
Hasil seminar Nasional masuknya Islam ke Nusantara (1969 dan 1978), menyimpulkan Islam masuk ke Nusantara pada abad VII M dari tanah Arab.
Proses penyebaran Islam di Nusantara melalui: perdagangan, perkawinan, politik, pendidikan, kesenian, tasawuf
Kerajaan Islam pertama di Indonesia: Samudera Pasai (abad 13M). Raja pertama: Al Malikus Saleh.
Kerajaan Islam pertama di Jawa: Demak. Raja pertama: Raden Patah. Yang bergelar Pangeran Sabrang Lor: Adipati Unus. Kejayaan: Sultan Trenggana.
Raja Pajang: Hadiwijoyo, nama lain: Joko Tingkir. Hadiwijoyo mengalahkan adipati Jipang Panolan bernama: Arya Panangsang.
Pendiri Mataram: Sutawijaya, anak dari Ki Ageng Pemanahan. Kejayaan: Sultan Agung. Perjanjian Giyanti(1755) Mataram dibagi 2: Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan surakarta.
Makam Maulana Malik Ibrahim: Gresik, disebut Sunan Gresik.
Makam Raden Rahmat: Ampel Surabaya, disebut Sunan Ampel. Membangun pesantren di Ampel Denta.
Makam Maulana Makdum Ibrahim: Tuban, disebut Sunan Bonang. Karya: tembang Durma, gamelan sekaten.
Makam Syarifudin (Raden Qosim): di Sedayu, disebut Sunan Drajat atau Sunan Sedayu. Dakwah jalur kultural. Mencipta tembang Pangkur, Cariosipun Jaka Pertaka.
Makam Raden Mas Syahid: Kadilangu Demak, dikenal dengan: Sunan Kalijaga. Memperbolehkan bakar kemenyan untuk pengharum ruangan. Sarana dakwah: wayang dan gamelan.
Sebutan untuk Raden Paku: Sunan Giri, Raden Ainul Yaqin, makam: Gresik. Karya tembang: Gula Ganti, Jamuran, Jelungan, Jor, Lir-ilir, Cublak-cublak suweng.
Sebutan untuk Ja’far Shodiq: Sunan Kudus, seorang pujangga dan luas ilmunya, melarang penyembelihan sapi untuk hormati penganut Hindu. Karya: Gending Maskumambang dan Mijil.
Syarif Hidayatullah=Fatahillah terkenal dengan sebutan: Sunan Gunung Jati. Makam: Cirebon Jawa Barat, pendiri kesultanan Banten dan Cirebon.
Sebutan untuk Raden Umar Said: Sunan Muria. Karya: tembang Sinom dan Kinanti.
Hamzah Fansuri: tokoh tasawuf dari Aceh, mengajarkan paham wihdatul wujud Ibnu Arobi.
Syamsudin As Sumatrani:tokoh tasawuf dari Aceh. Dikenal sebagai Syaikhul Islam di Kesultanan Aceh pada masa Sultan Iskandar Muda. Paham: Wahdatul Wujud.
Karya Nawawi Al Bantani: 115 (ada yang sebut 99), di antaranya Fathul Majid (bidang Tauhid) dan Sulamul Munajat (bidang Fiqh)
Syaikh Ahmad Khatib Sambas mendirikan Tarikat Qadiriyah Naqsabandiyah yang menyebar di seluruh Indonesia.
Nuruddin Ar Raniri: dari Gujarat, menetap di Aceh. Karya: Al Sirat al Mustaqim, Bustan al Salatin. Aktif menentang paham Wujudiyah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PUISI UNTUK ISTRI

PUISI UNTUK ISTRI
oleh: Muh. Zuhal Ma'ruf

kau pinta kutulis puisi
untukmu
bagaimana bisa sayang
kaulah puisi itu

2011

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MAKNA WISUDA

MAKNA WISUDA
Oleh: Muh. Zuhal Ma’ruf
Sudah menjadi tradisi di Perguruan Tinggi berakhirnya masa pendidikan ditandai dengan acara wisuda. Suatu kemasan pelepasan mahasiswa dalam bentuk seremonial yang khidmat dan anggun, malah kadang –di beberapa PT- diselenggarakan dengan kesan mewah dan glamour. Bagaimanapun wisuda bagi seorang mahasiswa adalah saat bersejarah dalam hidupnya, karena ia adalah manifestasi dari pengakuan publik terhadap kerja keras yang dilakukan selama masa kuliah. Banyak hal telah dilakukan untuk mencapai titik ini. Telaah bertumpuk buku, ketikan setumpuk makalah, puluhan kali presentasi dan diskusi, PPL di hadapan para siswa dengan beragam karakter, KKN di tengah masyarakat dengan segala permasalahannya, serta penyusunan skripsi yang banyak menyerap energi dan sumber daya; adalah harga yang harus dibayar untuk acara ini, di samping aspek finansial tentunya. Seberapa penting nilai sesuatu tergantung pada harga yang dikeluarkan untuk memperolehnya. Dalam memandang makna wisuda, mahasiswa yang telah bersungguh-sungguh ketika kuliah akan sangat berbeda dengan yang hanya bersantai. Bagaimana dengan mereka yang tidak pernah ikut kuliah, tapi kemudian ikut wisuda? Apakah wisuda masih punya makna? Parahnya, belakangan ini banyak lembaga PT yang memfasilitasi gelar Sarjana lengkap dengan acara wisuda yang “wah” dengan perkuliahan yang asal-asalan atau bahkan tanpa usah repot-repot kuliah. Suatu pembohongan publik dan pembodohan umat yang tanpa malu ramai-ramai dilakukan.
Yang tak kalah penting adalah bahwa wisuda juga manifestasi dari banyak harapan yang dikalungkan di leher mahasiswa. Bagaimanapun wisuda menempatkan mahasiswa pada jajaran elit masyarakat yang diharapkan mampu tampil sebagai “agent of change” bagi komunitasnya. Begitu pula orang tua menaruh banyak harapan dengan wisuda anaknya. Selama masa studi, merekalah yang membiayai. Hal yang wajar bila kemudian mereka berharap tuntasnya jenjang pendidikan anak bisa mendongkrak status sosial keluarga, dan atau segera diikuti dengan hal konkrit semisal diraihnya bidang kerja yang mapan. Ironisnya saat ini persaingan di bursa kerja semakin ketat saja. Persaingan ketat ini mendorong pihak-pihak tidak bertanggung jawab memanfaatkan situasi dengan mengail di air keruh. Sering kita dengar bahwa lowongan formasi PNS ditawarkan dengan harga tertentu, padahal seharusnya diperebutkan melalui test yang jujur dan adil. Dalam kondisi seperti ini mahasiswa yang memiliki beragam kompetensi memiliki lebih banyak peluang. Kerja tidak harus sesuai dengan kualifikasi ijazah.
Untuk mahasiswa yang diwisuda kami sampaikan; Selamat, semoga secepatnya mendapatkan medan juang yang diharapkan, semoga Allah senantiasa membimbing kita. Amin. (LPMP Surabaya, 19 okt 2011)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

UNTUK SEMBABMU

UNTUK SEMBABMU

KUMAKI WAKTU
MENGAPA KITA TAK BERIRING MENAPAKINYA
HINGGA MUNGKIN BAGIKU MERAIH LENGANMU
MENGGAMITNYA DAN MENAPAKI HARI BERSAMA
HINGGA TAK PERLU KUMELIHATMU BERSEMBAB MATA
SEBAB DI SEMBAB ITU AKU MELIHAT BAYANGKU
BEGITU JELASNYA
BAGAI BERCERMIN DI BENING AIR
September 2011

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

DUKA MELATI

DUKA MELATI
Oleh: Muh. Zuhal Ma'ruf

MENIKMATI INDAHMU
DARI BALIK PAGAR TAMANMU YANG RAPUH
SAMBIL MEMAKI DIRI
YANG BERDIRI TEGAK DI TAMAN SEMERBAK
BUNGA MEKAR SEMPURNA
MEWANGI SAMPAI KE HATI
OH… DIRI YANG JALANG
MENGAPA JUGA MELEMPAR PANDANG
KE TAMAN SEBERANG
TAMANMU
DAN MENDAPATIMU BERDUKA
DI KEMUNING DLUHA
EMBUN SUBUH YANG TERSISA
NAN JADI PERMATA
SEMOGA TAK MENGHILANG
TERURAI MATAHARI MENINGGI
1 SEPTEMBER 2010

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KUNCUP TERKECUP BIBIR BUMI

KUNCUP TERKECUP BIBIR BUMI
Untuk bocah-bocah Gaza korban kebiadaban Israil

Engkau yang masih kuncup
Runtuh terjatuh, terkecup bibir bumi
Tumbuh menghias taman firdausi
Dan darahpun jadi kesturi
Oh bunga hatiku
Maafkan aku yang membiarkan
Jemari kotor memetikmu
Hingga tak sempat merekah
Menikmati indah dluha
Oh maafkan aku sayang, maafkan aku
Yang hanya bisa ungkapkan duka
dengan air mata dan caci maki
mampat kesumat tumpah di serapah
biadab, laknat, terkutuk dan entah apa lagi
maafkan aku sayang, maafkan aku
tahukah kau sayang
betapa inginnya aku
menyertaimu mengetuk pintu langit
terbang ke peluk bidadari

januari 2009

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PELABUHAN HATI

PELABUHAN HATI

DARI SEGALA KEMBARA
PADAMU JUA HATI BERLABUH
TAMBATKAN SAUH
DAN NIKMATI BELAI ANGIN KASMARAN
MENGAPA TAK SEKALIAN SAJA KAU TAHAN
BIAR TAK PERGI
HINGGA HATI BERBUNGA TIADA HENTI
DAN TENGGELAM DALAM DEKAPAN CINTA

MART 2005

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KLARIFIKASI PADA NASH

KLARIFIKASI PADA NASH
Oleh: Muh. Zuhal Ma’ruf
Salah satu cara untuk mengecek kebenaran suatu paham keagamaan apakah ia benar menurut Islam ataukah justru melenceng adalah dengan mengklarifikasikan peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam Sejarah Islam dengan Nash Al Qur’an dan Al Hadits. Hal ini didasarkan pada keadaan di mana sebenarnya apa yang terjadi sepanjang sejarah semesta termasuk sejarah umat manusia khususnya sejarah umat Islam banyak difirmankan oleh Allah dalam Al Qur’an atau disabdakan oleh Rasulullah dalam Hadits beliau.>>> baca selanjutnya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

GADIS SMAKER BERBAJU KUNING

GADIS SMAKER BERBAJU KUNING
(Muh. Zuhal Ma’ruf)
Ada semacam mitos yang saya dengar ketika saya nyantri di Lirboyo, yaitu bahwa jika waktunya ngaji alfiyah santri diuji dengan salah satu dua hal, orang tua meninggal atau tergoda cewek (kasmaran). Meski yang terjadi sebenarnya adalah persamaan waktu atas terlaksananya kehendak Allah dengan moment ngaji alfiyah, berdasarkan pengamatan dan pengalaman saya “mitos” di atas memang sering juga terjadi. Seorang teman yang tergolong pandai dari Sumatera sebut saja A terkena panah asmara sampai-sampai akhirnya boyong beberapa waktu menjelang kelas I Tsanawiyah di mana alfiyah ibnu malik mulai dikaji.>>> BACA SELANJUTNYA

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

INTERNET: MEDAN PERANG AQIDAH

INTERNET: MEDAN PERANG AQIDAH
Oleh: Muh. Zuhal Ma’ruf
Islam, IPTEK dan IT
Jika dicari agama yang paling siap dengan perkembangan IPTEK, maka Islam-lah jawabannya. Hal ini tentu saja bukan sekedar klaim, tetapi didasarkan pada beberapa hal, di antaranya: 1.Kata pertama dalam wahyu pertama yang turun adalah Iqra’ (bacalah). 2. Ada banyak ayat yang secara tersurat atau tersirat bersinggungan dengan masalah ilmiah. 3. Kata ilmu dan derifatnya adalah kata yang sering disebut dalam Al Qur’an. Meski demikian Al Qur’an bukanlah buku ilmiah, ia adalah kitab suci dengan fungsi utama sebagai petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.>>>baca selanjutnya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KLARIFIKASI PADA NASH

KLARIFIKASI PADA NASH
Oleh: Muh. Zuhal Ma’ruf
Salah satu cara untuk mengecek kebenaran suatu paham keagamaan apakah ia benar menurut Islam ataukah justru melenceng adalah dengan mengklarifikasikan peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam Sejarah Islam dengan Nash Al Qur’an dan Al Hadits. Hal ini didasarkan pada keadaan di mana sebenarnya apa yang terjadi sepanjang sejarah semesta termasuk sejarah umat manusia khususnya sejarah umat Islam banyak difirmankan oleh Allah dalam Al Qur’an atau disabdakan oleh Rasulullah dalam Hadits beliau. Tentu saja dibutuhkan kebesaran jiwa untuk melakukan upaya klarifikasi ini. Yaitu dengan menanggalkan rasa iri, ta’asshub madzhab dan juga sifat takabbur. Tiga sifat tadi sering menjadi penutup mata hati untuk melihat kebenaran meski sebenarnya kebenaran itu demikian nyata dan terang benderang bagi siapapun.
Salah satu peristiwa bersejarah umat Islam yang bisa dijadikan contoh untuk upaya klarifikasi ini adalah peristiwa penaklukan Konstantinopel oleh Muhammad II Al-Fatih dan tentaranya pada 1453 M. Hadits yang kita jadikan rujukan adalah: “Konstantinopel akan ditaklukkan oleh tentara Islam. Rajanya adalah sebaik-baik raja & tentaranya adalah sebaik-baik tentara.”
(HR Ahmad bin Hanbal, al-Musnad IV/335)
Dengan Hadits di atas kita bisa mengklarifikasi beberapa hal terkait paham keagamaan, di antaranya:
1. Aqidah yang dianut oleh Muhammad II Al-Fatih adalah pasti benar. Karena jika salah tidak mungkin dipuji oleh Rasulullah. Beliau seorang Ahlus Sunnah wal Jama’ah Maturidiyah. Berarti Aqidah Maturidiyah adalah Aqidah yang lurus.
2. Aqidah yang dianut oleh mayoritas tentara Al-Fatih adalah benar. Karena jika salah tidak mungkin dipuji oleh Rasulullah. Mayoritas rakyat Turki Utsmani, demikian pula tentaranya adalah pengikut paham Ahlus Sunnah wal Jama’ah Asy’ariyah-Maturidiyah. Berarti Aqidah Asy’ariyah-Maturidiyah adalah Aqidah yang lurus.
3. Thariqah Naqsabandiyah yang dianut oleh Syaikh Syamsuddin, Guru utama paling berpengaruh bagi Al-Fatih adalah Thariqah yang lurus. Karena jika salah tidak mungkin memiliki pandangan mata batin Mukasyafah seperti itu. Tidak mungkin menerima tugas dari Allah membimbing Raja terbaik.
4. Sikap melindungi penganut agama lain adalah benar. Karena jika salah tidak mungkin dilakukan oleh Al-Fatih saat memasuki Konstantinopel. Mengingat Al-Fatih adalah sosok yang sangat kuat dalam aspek religiusitasnya.
Tentang biografi Al-Fatih, peran Syaikh Syamsuddin, religiusitas Al-Fatih dan tentaranya serta jalannya peperangan bisa dilacak, tulisan tentang topik ini melimpah ruah di internet. Meski ada juga yang aneh -atau lebih tepatnya lucu mungkin- ketika saya mencoba mengikuti ragam komentar dan polemik tentang topik ini. Misalnya ada yang menafikan sosok Syaikh Syamsuddin, karena menurutnya mustahil seorang musyrik (Naqsabandi dianggap Thariqah sesat, syirik) melaksanakan tugas yang demikian pentingnya. Ada pula yang menolak dengan mengatakan bahwa maksud hadits tersebut bukanlah Muhammad II Al-Fatih, melainkan tokoh lain yaitu Bani Ishaq dan terjadinya nanti di akhir zaman. Yang sangat mengherankan adalah pernyataan bahwa mustahil bagi Turki Utsmani yang dianggap menjadi pelopor beragam bentuk kesyirikan mengemban misi suci yang demikian penting dan hebatnya. Dalam pandangan mereka mustahil pula bagi Turki Utsmani mendapat pujian dan sanjungan dari Rasulullah. Karena dalam pandangan mereka Turki Utsmani adalah pelopor gerakan Tasawuf, penghargaan pada makam shalihin dan penjaga tradisi muslim sunni. Hal-hal yang dianggap sebagai virus TBC oleh mereka. Timbul juga pertanyaan dalam hati saya: “Mengapa HTI gencar mengupayakan tegaknya kembali Khilafah dengan Turki Utsmani sebagai acuan, sedangkan aqidahnya justru banyak mengacu pada Wahabi yang memberontak, merongrong dan dalam kadar tertentu meruntuhkan Khilafah Turki Utsmani?”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS